PART I

Anakku…
Bila ibu boleh memilih
apakah ibu harus operasi Caesar
atau ibu harus berjuang melahirkanmu…
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam,

menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki 
salah satu pintu surga.
Karena kedahsyatan perjuanganmu 
untuk mencari jalan keluar ke dunia
sangat ibu rasakan.
Dan saat itulah kebesaran Allah 
menyelimuti kita berdua.
Malaikat tersenyum diantara peluh 
dan erangan rasa sakit.
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan 
kepada siapapun.
Dan ketika engkau hadir, 
tangismu memecahkan dunia
Saat itulah… saat paling membahagiakan
Segala sakit dan derita sirna 
melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,

kalimat syahadat kebesaran Allah

dan penetapan hati tentang junjungan kita 
Rasulullah ...ditelinga mungilmu.
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s